Minggu, 22 Desember 2013

Ruang Lingkup dan Pengertian Juralisme Dakwah




1. Pengertan Jurnalisme/jurnalistik

Jurnalistik secara bahasa artinya kewartawanan atau pemberitaan. Jika dilihat dari kata dasarnya yaitu "jour" dalam bahasa Perancis artinya ialah "hari" atau "catatan harian".

Jurnalistik adalah seperangkat atau suatu alat madia massa. Pengertian jurnalistik dari berbagai literature dapat dikaji definisi jurnalistik yang jumlahnya begitu banyak. Namun jurnalistik mempunyai fungsi sebagai pengelolaan laporan harian yang menarik minat khalayak, mulai dari peliputan sampai penyebarannya kepada masyarakat mengenai apa saja yang terjadi di dunia.

Beberapa Definisi Jurnalistik menurut beberapa tokoh
- F. Fraser Bond (dalam buku An Introduction to Journalism)
Jurnalistik adalah segala bentuk yang membuat berita dan ulasan mengenai berita sampai pada kelompok pemerhati.
- Adinegoro
Jurnalistik adalah semacam kepandaian mengarang yang pokoknya memberi pekabaran pada masyarakat dengan selekas-lekasnya agar tersiar seluas-luasnya.
- Onong Uchjana Effendy
Teknik mengelola berita mulai dari mendapatkan bahan sampai kepada menyebarluaskannya kepada masyarakat.

Bentuk-bentuk Jurnalistik

Bentuk dibagi menjadi tiga bagian besar:
1. Jurnalistik media cetak (newspaper and magazine journalism)
2. Jurnalistik media elektronik auditif (radio broadcast journalism)
3. Jurnalistik audio visual (television journalism)

2. Ruang Lingkup Jurnalistik
Ruang Lingkup Jurnalistik sama saja dengan ruang lingkup pers, yaitu news dan views (diktat "dasar-dasar Jurnalistik).

News dapat dibagi menjadi menjadi 2 bagian besar, yaitu :
1. Stainght news, yang terdiri dari :
     a. Matter of fact news
     b. Interpretative report
     c. Reportage
2. Feature news, yang terdiri dari :
     a. Human interest features
     b. Historical features
     c. Biographical and persomality features
     d. Travel features
     e. Scientifict features

Views dapat dibagi kedalam beberapa bagian yaitu :
1. Editorial
2. Special article
3. Colomum
4. Feature article
3. Sejarah Jurnalistik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar